Mengenal Tanda Baca dalam Bahasa Mandarin: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa
Bagi pembelajar bahasa Mandarin, memahami kosakata dan tata bahasa memang penting, tetapi ada satu aspek yang sering diabaikan: tanda baca. Meski bentuknya kecil, tanda baca memegang peran besar dalam mengatur alur kalimat, memperjelas makna, dan menjaga keindahan tulisan. Dalam bahasa Mandarin, tanda baca memiliki bentuk dan aturan yang sedikit berbeda dari bahasa Indonesia maupun Inggris. Sebagian besar tanda baca ini menggunakan bentuk full-width (全角), artinya ukurannya sejajar dengan karakter Hanzi dan jaraknya lebih proporsional dalam teks Mandarin.
Tanda titik dalam Mandarin misalnya, bukan berupa titik kecil di tengah garis seperti bahasa Inggris, melainkan bulatan kecil 。 yang posisinya berada di bawah garis teks. Fungsinya sama, yakni mengakhiri kalimat pernyataan. Untuk memisahkan bagian-bagian dalam kalimat, digunakan tanda koma , yang bentuknya sedikit lebih lebar daripada koma bahasa Indonesia. Selain itu, ada juga tanda 顿号 (、) yang khas bahasa Mandarin dan Jepang, digunakan untuk memisahkan item dalam daftar singkat, seperti “苹果、香蕉、葡萄” yang berarti “apel, pisang, anggur.”
Selain tanda dasar, ada pula tanda baca yang digunakan untuk kutipan. Tanda kutip ganda “ ” disebut 双引号 (shuāng yǐn hào), biasanya untuk mengapit kutipan langsung. Jika di dalam kutipan terdapat kutipan lain, digunakan tanda kutip tunggal ‘ ’ atau 单引号 (dān yǐn hào). Ada juga tanda unik yang sangat penting dalam penulisan akademik, yakni 书名号 (shū míng hào) berbentuk 《 》, digunakan untuk menulis judul buku, film, karya seni, atau dokumen resmi. Misalnya, “我最喜欢的电影是《天将雄师》” yang berarti “Film favorit saya adalah Dragon Blade.”
Untuk memberi penekanan atau menyisipkan penjelasan tambahan, digunakan tanda 破折号 (——), mirip dengan tanda pisah dalam bahasa Indonesia, yang dapat memberi efek dramatik atau memperjelas hubungan antar bagian kalimat. Jika ingin menunjukkan penghilangan kata atau memberi jeda panjang, digunakan tanda 省略号 (……). Sementara itu, tanda kurung bulat ( ) dan kurung siku [ ] berfungsi mengapit keterangan tambahan atau catatan, sedangkan tanda kurung bersudut 【 】 sering digunakan di media daring untuk memberi penanda khusus atau kategori.
Beberapa simbol lain juga sering muncul dalam teks Mandarin. Misalnya, 间隔号 (·) berupa titik tengah yang digunakan untuk memisahkan suku kata nama asing atau gabungan nama, seperti “马丁·路德·金” (Martin Luther King). Ada juga tanda miring 斜线 (/) untuk memisahkan pilihan, dan garis bawah 下划线 (_) yang sering digunakan dalam format digital untuk memberi penekanan.
Bagi mahasiswa yang mempelajari bahasa Mandarin, memahami tanda baca ini bukan sekadar untuk menulis dengan benar, tetapi juga untuk membaca dengan lancar dan memahami makna teks secara tepat. Gunakanlah metode membaca teks asli seperti berita, artikel akademik, dan karya sastra Mandarin untuk membiasakan diri dengan bentuk dan fungsi tanda baca ini. Jangan lupa pula untuk menulis menggunakan input Mandarin di komputer atau ponsel, agar tanda baca yang muncul otomatis dalam format full-width yang sesuai kaidah.
Dengan membiasakan diri pada tanda baca Mandarin, tulisan akan terlihat lebih profesional, maknanya lebih akurat, dan komunikasi dalam bahasa Mandarin menjadi lebih efektif. Tanda-tanda kecil ini mungkin tampak sepele, tetapi di dunia akademik dan profesional, merekalah penjaga ketepatan bahasa.
oleh Yogi Bagus Adhimas