Kurator, Reviewer, Editor: Kenali Perbedaan Pentingnya
Pernahkah mendengar istilah kurator, reviewer, dan editor, lalu bingung apa bedanya?
Banyak yang sering salah kaprah menggunakan tiga istilah ini. Padahal, meski sekilas terdengar mirip, ketiganya memiliki tugas dan peran yang sangat berbeda.
Dalam dunia keMandarinan, penggunaan istilah yang tepat menjadi sangat penting. Misalnya, saat membahas pameran budaya Tiongkok, mungkin akan mendengar kata 策展人 (cèzhǎnrén) yang berarti kurator. Namun, ketika berbicara tentang naskah puisi Mandarin atau artikel penelitian, istilah yang digunakan adalah 审稿人 (shěngǎorén) untuk reviewer dan 编辑 (biānjí) untuk editor. Jika ketiga istilah ini tertukar, bukan hanya komunikasi yang menjadi rancu, tetapi juga pemahaman lintas budaya bisa salah arah.
1. Kurator (策展人 cèzhǎnrén)
Kurator adalah orang yang mengelola, merawat, dan menyajikan karya seni atau koleksi budaya kepada publik.
Mereka tidak memeriksa isi karya seperti editor, melainkan fokus pada cara penyajian dan pengalaman audiens.
Dalam konteks modern, kurator juga bisa berarti seseorang yang mengatur pameran digital atau konten online, seperti playlist musik atau galeri foto virtual.
Tugas utama kurator:
- Memilih karya yang akan dipamerkan.
- Menyusun narasi dan konsep pameran.
- Merawat dan melestarikan karya seni atau budaya.
- Menyediakan pengalaman edukatif bagi pengunjung.
Contoh:
Seorang kurator di museum menyusun pameran manuskrip kuno Serat Centhini agar pengunjung memahami sejarah sastra Jawa.
Dalam bahasa Mandarin:
他是这次艺术展的策展人。
Tā shì zhè cì yìshùzhǎn de cèzhǎnrén.
Dia adalah kurator pameran seni kali ini.
2. Reviewer (审稿人 shěngǎorén)
Reviewer adalah orang yang mengevaluasi kualitas sebuah karya.
Biasanya reviewer bekerja di dunia akademik atau lomba sastra, seperti menilai puisi, artikel ilmiah, atau proposal penelitian.
Mereka memberikan saran perbaikan dan menentukan kelayakan karya untuk dipublikasikan atau diperlombakan.
Tugas utama reviewer:
- Mengevaluasi isi karya atau naskah.
- Memberikan masukan konstruktif.
- Menilai apakah karya layak dipublikasikan atau diberi penghargaan.
Contoh:
Reviewer jurnal memeriksa artikel penelitian untuk memastikan kualitas dan orisinalitasnya sebelum diterbitkan.
Dalam bahasa Mandarin:
他是一位经验丰富的审稿人。
Tā shì yī wèi jīngyàn fēngfù de shěngǎorén.
Dia adalah seorang reviewer yang berpengalaman.
3. Editor (编辑 biānjí)
Editor adalah orang yang memperbaiki dan memfinalisasi karya tulis agar siap dipublikasikan.
Jika reviewer memberikan masukan, maka editor adalah pihak yang memastikan karya siap terbit dalam bentuk terbaik.
Tugas utama editor:
- Menyunting bahasa dan gaya penulisan.
- Memastikan isi sesuai standar penerbitan.
- Bekerja sama dengan penulis hingga karya siap dipublikasikan.
Contoh:
Editor buku memperbaiki tata bahasa dan alur cerita sebuah novel sebelum diterbitkan.
Dalam bahasa Mandarin:
编辑检查了文章的语法和结构。
Biānjí jiǎnchá le wénzhāng de yǔfǎ hé jiégòu.
Editor memeriksa tata bahasa dan struktur artikel tersebut.
Hubungan dengan Sastra
Dalam dunia sastra, istilah kurator jarang digunakan kecuali dalam pameran sastra.
Misalnya, jika puisi dipamerkan sebagai karya visual atau bagian dari festival literasi.
Namun, untuk pengecekan kualitas puisi atau cerpen, peran yang lebih tepat adalah reviewer atau editor.
Contoh kasus:
Kurator: Menyusun pameran naskah kuno seperti Catatan Sejarah Sima Qian (司马迁).
Reviewer: Menilai puisi untuk lomba sastra nasional.
Editor: Menyunting buku kumpulan puisi agar siap diterbitkan.
Dengan demikian, kita dapat menjaga kejelasan komunikasi akademik dalam dunia seni, sastra, dan pendidikan.
oleh Yogi Bagus Adhimas