WeChat Ingatkan Pengguna untuk Beristirahat Setelah 2 Jam Menonton Video
Di tengah kebiasaan masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi digital, perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan pengguna menjadi salah satu isu penting dalam pengembangan platform digital.
Hal menarik dapat ditemukan pada 微信 atau WeChat, salah satu platform komunikasi dan sosial yang sangat populer di Tiongkok. Salah satu fiturnya, 微信视频号 atau WeChat Channels, memungkinkan pengguna menikmati berbagai konten video dengan cara scroll atau menggeser layar secara terus-menerus.
Namun, ketika pengguna telah menonton video secara terus-menerus selama sekitar dua jam, sistem dapat menghentikan sementara aktivitas tersebut dan menampilkan pesan:
已经连续观看2小时了,让眼睛休息一下
“Anda sudah menonton selama dua jam. Istirahatkan mata Anda sebentar.”
Pesan berikutnya berbunyi:
充分休息后,再继续上滑看视频
“Setelah beristirahat secukupnya, lanjutkan menggeser ke atas untuk menonton video.”
Menariknya, pengguna tidak dapat langsung melanjutkan scrolling seperti sebelumnya. Sistem meminta pengguna untuk mengambil jeda terlebih dahulu.
Pengalaman tersebut menarik jika dilihat dari perspektif tanggung jawab platform digital. Di tengah persaingan berbagai platform untuk mempertahankan perhatian pengguna selama mungkin, keputusan sebuah aplikasi untuk memberikan pengingat istirahat menunjukkan bahwa pengalaman pengguna tidak selalu harus diukur dari lamanya seseorang berada di dalam aplikasi.
Pengingat tersebut dapat dipahami sebagai salah satu bentuk digital well-being, yaitu upaya mendorong penggunaan teknologi secara lebih sadar dan seimbang.
Hal ini menjadi semakin relevan karena fitur video pendek dan infinite scrolling memungkinkan pengguna berpindah dari satu konten ke konten berikutnya tanpa batas yang jelas. Tanpa disadari, aktivitas yang awalnya hanya beberapa menit dapat berlangsung jauh lebih lama.
微信 (WeChat/Weixin) bukan sekadar aplikasi untuk mengirim pesan. Dalam kehidupan digital masyarakat Tiongkok, WeChat telah berkembang menjadi sebuah ekosistem yang menyediakan berbagai layanan komunikasi dan sosial.
Di dalam ekosistem tersebut terdapat 微信视频号 (WeChat Channels) yang menjadi salah satu ruang bagi pengguna untuk menemukan dan menikmati konten video.
Karena memiliki basis pengguna yang sangat besar, keputusan desain yang diterapkan pada platform seperti WeChat menarik untuk diperhatikan. Sebuah pesan sederhana di layar dapat memperlihatkan bagaimana teknologi berinteraksi dengan kebiasaan dan perilaku manusia.
Pengalaman di 微信视频号 pada akhirnya menghadirkan pertanyaan yang lebih luas: Apakah teknologi hanya bertugas membuat manusia terus menggunakan aplikasi, atau juga memiliki tanggung jawab untuk mengingatkan manusia ketika waktunya berhenti? Tidak ada satu jawaban sederhana untuk pertanyaan tersebut. Namun, fitur pengingat istirahat pada WeChat memberikan contoh bahwa desain teknologi juga dapat membawa nilai tertentu.
Sebuah pesan singkat—“让眼睛休息一下” (ràng yǎnjing xiūxi yíxià), “istirahatkan mata Anda sebentar”, mungkin terlihat sederhana. Namun, di tengah budaya digital yang semakin kompetitif dalam merebut perhatian manusia, pesan tersebut justru menjadi pengingat yang cukup penting: Teknologi seharusnya tidak hanya membantu manusia tetap terhubung, tetapi juga membantu manusia tahu kapan harus berhenti sejenak.