Analisis Unsur Intrinsik dalam Web Novel dan Drama Series “Go Go Squid!” (亲爱的,热爱的) (1)
Penulis:
Kholifatur Rosyidah (rosyidahk98@gmail.com), Nila Jihan Safira (nilaajihan@gmail.com), Devy Wulandari (devywulan6604@gmail.com), Karima Laksita Sarasati (karimasarasati84@gmail.com), Dellamitha Gulam Arasy (dellamitha52@gmail.com)
Dosen Pengampu MK: Tiffany Qorie, S.S., M.TCSOL. Laoshi
Pendahuluan
Salah satu bentuk karya sastra yang dapat di akses melalui situs web atau aplikasi digital adalah novel web. Biasanya, novel web merilis bab - bab secara berkala agar pembaca dapat mengikuti alur ceritanya . Pendekatan berbagi cerita melalui internet ini memungkinkan pembaca dan penulis berinteraksi secara langsung , terkadang melalui kolom komentar atau penilaian untuk setiap bab. Novel web sangat disukai oleh pembaca muda dan penggemar bacaan digital karena mudah ditemukan dan memiliki gaya penulisan yang luwes . Dari romansa dan fantasi hingga fiksi ilmiah, kisah-kisahnya mencakup beragam genre . Novel web populer yang umum diadaptasi menjadi drama , film, atau komik digital yang disebut webtoon. Salah satu contoh terkenalnya adalah Go Go Squid! yang terinspirasi oleh novel web karya penulis Mo Bao Fei Bao, Honey Stewed Squid. Sedangkan serial drama adalah jenis hiburan yang menceritakan kisah-kisah rekaan melalui visual dan suara, biasanya dibagi menjadi beberapa episode yang mengikuti satu alur cerita. Setiap episode berdurasi sekitar 30 hingga 60 menit dan menunjukkan bagaimana konflik dan karakter berkembang seiring waktu. Pembuatan serial drama melibatkan beragam profesi, seperti sutradara, penulis, aktor, juru kamera, dan editor. Serial ini dapat ditayangkan di TV atau layanan streaming seperti Netflix, iQIYI, atau WeTV. Ceritanya dapat berasal dari naskah asli atau diadaptasi dari sumber lain, seperti buku atau novel web. Ketika sebuah cerita diadaptasi, sering kali terdapat perubahan pada plot, karakter, atau dialog agar lebih sesuai dengan format visual dan menjangkau audiens yang lebih luas.
SINOPSIS
Go Go Squid! (Hanzi: 亲爱的,热爱的; Pinyin: Qin Ai De, Re Ai De) adalah sebuah serial televisi Tiongkok yang ditayangkan pada tahun 2019. Serial ini diangkat dari novel Stewed Squid with Honey (Hanzi: 蜜汁炖鱿⻥; Pinyin: Mi Zhi Dun You Yu) karya Mo Bao Fei Bao dan dibintangi oleh Yang Zi dan Li Xian. Mulai ditayangkan tanggal 9 Juli hingga 31 Juli 2019.
Serial ini menceritakan tentang Tong Nian, mahasiswa berbakat jurusan komputer yang juga seorang penyanyi online populer dan Han Shangyan, seorang pemain profesional keamanan siber yang saling mencintai, mendukung satu sama lain dan berjuang untuk meraih gelar juara di kompetisi internasional keamanan siber. Serial ini paling banyak ditonton pada tahun 2019, dan berdasarkan data statistik dari Daftar serial TV Indeks Penyiaran Yien, Go Go Squid! merupakan serial TV nasional terbaik tahun 2019.Serial ini menceritakan tentang Tong Nian, mahasiswa berbakat jurusan komputer yang juga seorang penyanyi online populer dan Han Shangyan, seorang pemain profesional keamanan siber yang saling mencintai, mendukung satu sama lain dan berjuang untuk meraih gelar juara di kompetisi internasional keamanan siber. Serial ini paling banyak ditonton pada tahun 2019, dan berdasarkan data statistik dari Daftar serial TV Indeks Penyiaran Yien, Go Go Squid! merupakan serial TV nasional terbaik tahun 2019.
PEMERAN
Lı̌ Xiàn sebagai Han Shangyan
Yáng zǐ sebagai Tong Nian
Kong Lin sebagai ibu Tong Nian
Wang Ce sebagai ayah Tong Nian
Paul Chun "Old Han" sebagai kakek Han Shangyan
Li Ze Feng sebagai Wang Hao (tim solo)
Wang Zhen'er sebagai Ai Qing (Appledog) (tim solo)
Lee Hong Qi sebagai Mi Shao Fei (tim solo)
Chen Xi Jun sebagai Ou Qiang (tim solo)
Hu Yi Tian sebagai Wu Bai ( tim knk)
Wen Yi Fan sebagai Chen Zhe / "Grunt" ( tim knk)
Li Ming De sebagai Ling Shan / "97" ( tim knk)
Yu Cheng En sebagai Dai Feng / "Demo" ( tim knk)
UNSUR INTRINSIK
TEMA
Tema utama dalam drama Go Go Squid! adalah perjuangan dan cinta dalam dunia teknologi dan e-sport (cyber security & programming).
Selain itu, ada tema tambahan yaitu:
Cinta dan kedewasaan emosional, hubungan antara Tong Nian dan Han Shangyan menggambarkan perjuangan memahami perbedaan usia, kepribadian, dan tujuan hidup. Kerja keras dan semangat kompetisi – kisah tim K&K yang berjuang di dunia kompetisi cyber security internasional.
ALUR
Alur Go Go Squid! bersifat maju (progresif) dengan sedikit kilas balik (flashback).
Struktur alur:
Pengenalan – Tong Nian jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Han Shangyan.
Konflik awal – perbedaan usia dan kepribadian menimbulkan jarak emosional.
Klimaks – Han Shangyan menghadapi tekanan dari masa lalu dan tanggung jawab sebagai pelatih.
Antiklimaks – Tong Nian mulai memahami perjuangan Han Shangyan.
Penyelesaian – keduanya bersatu, dan tim K&K mencapai puncak kesuksesan.
GAYA BAHASA
Sudut Pandang dan Pengungkapan Emosi
Novel:
Menggunakan sudut pandang orang ketiga, tetapi sering kali berfokus pada narasi internal dan kesadaran karakter, terutama Tong Nian. Hal ini memungkinkan pembaca untuk mengetahui secara langsung pikiran, kegugupan, dan "obsesi imut" Tong Nian terhadap Han Shangyan. Perasaan Han Shangyan yang tertutup dijelaskan melalui deskripsi narator dan interaksinya yang singkat, memberikan kesan misterius di awal.
Drama:
Karena media visual, emosi lebih banyak disampaikan melalui ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan intonasi aktor (Yang Zi sebagai Tong Nian dan Li Xian sebagai Han Shangyan).
Dialog menjadi alat utama untuk menyampaikan informasi, sehingga apa yang di novel berupa pikiran internal, di drama sering kali diubah menjadi dialog atau tindakan.
Sifat Dialog
Novel:
Dialognya sering kali cepat, cerdas, dan terkadang mengandung referensi game online yang padat. Ada banyak penggunaan gaya bahasa yang lebih santai dan penggunaan istilah internet atau slang yang mungkin terasa sedikit lebih informal dibandingkan dengan versi drama yang lebih luas penontonnya.
Drama:
Dialognya cenderung lebih terstruktur, jelas, dan lugas agar mudah dipahami oleh penonton dari berbagai kalangan. Meskipun ada humor dan sindiran, disesuaikan agar alur cerita dapat berjalan dengan lancar tanpa bergantung pada narasi internal novel.
Atmosfer dan Nada
Novel:
Memiliki nada yang lebih ringan, komedi romantis yang manis, dan fokus yang kuat pada "fangirling" Tong Nian. Penggambaran dunia e-sports juga cukup detail dari sisi teknis.
Drama:
Mempertahankan nada romantis yang manis, tetapi menambahkan lapisan yang lebih serius dan inspiratif. Drama ini memberikan porsi yang lebih besar pada alur cerita persahabatan, impian tim K&K, dan perjuangan nasional dalam e-sports. Hal ini membuat gaya bahasanya kadang beralih dari yang ringan menjadi lebih formal dan penuh motivasi, terutama saat Han Shangyan berbicara kepada timnya.
Perbedaan Istilah E-sports
Novel:
Menggunakan istilah yang berkaitan dengan Competitive Programming (CTF - Capture The Flag) yang mungkin lebih teknis.
Drama:
Mengadaptasi alur menjadi dunia e-sports yang lebih umum dan visual, dengan fokus pada pertandingan tim yang lebih mudah dipahami secara visual di layar, yang juga mempengaruhi pemilihan kata dalam dialognya. Secara ringkas, novelnya lebih personal dan imut dengan fokus pada pikiran Tong Nian, sementara dramanya lebih visual dan terstruktur dengan gaya bahasa yang seimbang antara kisah cinta dan motivasi tim yang serius.