UNESA dan PT Xinyi Glass Gresik Bangun Sinergi Penguatan SDM Berbasis Bahasa Mandarin
Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), menerima kunjungan kehormatan dari PT Xinyi Glass Indonesia Gresik, salah satu perusahaan kaca terkemuka dunia yang juga menjadi pemasok utama kaca mobil merek Tesla (23 Oktober 2025). Pertemuan yang berlangsung di Gedung Prodi Mandarin, Kampus Lidah Wetan, ini menjadi langkah awal untuk mempererat kerja sama antara dunia industri dan perguruan tinggi.
Kegiatan tersebut bertujuan membangun jembatan antara kebutuhan industri global dengan kompetensi lulusan di bidang bahasa dan budaya Tiongkok. Dalam pertemuan itu, Daijie, perwakilan PT Xinyi Glass Indonesia, mengungkapkan bahwa perusahaan membutuhkan tenaga kerja lokal yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu berkomunikasi efektif dengan mitra dari Tiongkok.
“Kami melihat pentingnya kemampuan berbahasa Mandarin bagi karyawan Indonesia agar tercipta komunikasi yang harmonis dengan pihak manajemen dari Tiongkok. Kami juga terbuka untuk program magang dan pelatihan yang bisa mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa Unesa,” tutur Daijie.
Selain membuka peluang magang dan kunjungan industri, perusahaan juga berencana memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan bahasa Mandarin bagi karyawan dan berbagi pengalaman praktis terkait budaya kerja perusahaan Tiongkok di Indonesia.
Sementara itu, Bapak Miftachul Amri, Ph.D. Koorprodi Pendidikan Bahasa Mandarin Unesa, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Unesa untuk menghadirkan “kampus berdampak,” yaitu perguruan tinggi yang aktif berkolaborasi dengan industri dan masyarakat.
“Kami ingin membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata di dunia kerja agar mereka tidak hanya kuat dalam teori, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan industri global,” ujar Bapak Amri.
Ia menambahkan, kolaborasi ini akan membuka peluang baru dalam berbagai bentuk kegiatan, mulai dari kuliah tamu, pelatihan bahasa untuk profesional, hingga rekrutmen alumni. Hasil diskusi antara kedua pihak pun menghasilkan kesepakatan untuk melanjutkan kerja sama formal melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat.
Tahap awal kolaborasi akan difokuskan pada program magang mahasiswa di PT Xinyi Glass Gresik, pelatihan bahasa Mandarin untuk karyawan, serta program pertukaran budaya dan kunjungan industri.
“Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat akademik, tetapi juga memperkuat posisi Unesa dalam jejaring internasional pendidikan tinggi,” pungkas Ibu Dzun Nun Septin Renda Rabbani, S.Pd., MTCSOL. sebagai PIC Kerjasama Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin yang juga turut hadir.