Rombongan Mahasiswa Prodi Mandarin UNESA Dapat Beasiswa Belajar ke Tiongkok
Prestasi luar biasa kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Sebanyak enam mahasiswa berhasil lolos dalam program beasiswa studi ke Tiongkok yang bergengsi.
Mereka adalah generasi muda yang tidak hanya fasih berbicara dalam bahasa Mandarin, tetapi juga siap membangun jembatan antar bangsa. Dua di antaranya, Adisti Orizanda dan Siti Alimatus Syukriyah, akan menempuh studi selama satu tahun penuh di kampus besar Zhejiang Normal University (浙江师范大学), kemudian ada Wini Cherylene Regina, Shifa Muflihatun Niswah, Muhammad Irham Nabil, dan Salsha Bilbina Ramadhani akan mengikuti program intensif selama enam bulan di universitas ternama yaitu Central China Normal University (华中师范大学)
Di balik keberangkatan mereka, tersimpan cerita perjuangan, semangat belajar, dan filosofi hidup yang luar biasa. Berikut kisah singkat keenam duta muda Prodi Mandarin UNESA yang siap menimba ilmu dan pengalaman lintas negara:
Adisti Orizanda 夏意
Universitas Tujuan: Zhejiang Normal University (浙江师范大学)
Bagi Adisti, belajar di Tiongkok bukan sekadar memperdalam bahasa, tapi juga menyelami nilai-nilai budaya yang hidup dalam tradisi dan seni. Ia percaya bahwa mimpi besar dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten.
“Saya tidak ingin terlalu menekan diri, tapi saya pastikan waktu yang tersedia untuk benar-benar fokus belajar,” ujarnya.
Metode belajarnya unik: ia membagi hafalan kosakata menjadi kelompok kecil, menulis 汉字 berulang, dan 复习 di pagi hari. Di waktu senggang, ia belajar lewat film dan drama sebagai cara menyenangkan memperkuat pendengaran.
Motto: ”Perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah“ (千里之行,始于足下)
Siti Alimatus Syukriyah 齐冰玥
Universitas Tujuan: Zhejiang Normal University (浙江师范大学)
Siti adalah pribadi yang intuitif dan reflektif. Ia ingin merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat Tiongkok, sekaligus mempercepat kefasihan bahasanya dalam situasi nyata.
Cara belajarnya memanfaatkan media masa kini. Ia menonton drama Tiongkok dan aktif menggunakan media sosial lokal seperti Xiaohongshu 小红书 dan Weibo 微博 untuk menyesuaikan diri dengan kosakata asli dan bahasa gaul sehari-hari.
Motto: “Kadang ragu itu wajar, tapi harus yakin kalau kamu bisa. Jalani saja pelan-pelan“ (有时怀疑很正常,但要相信你可以做到。慢慢去做就好)
Wini Cherylene Regina 黃秀丽
Universitas Tujuan: Central China Normal University (华中师范大学)
Wini melihat Tiongkok sebagai ruang pembentukan diri yang holistik. Ia ingin tak hanya menguasai bahasa Mandarin secara akademik, tapi juga memahami cara berpikir, etos kerja, dan semangat masyarakat Tiongkok.
“Saya belajar tak hanya di kelas, tapi juga dari interaksi sosial, budaya, dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Ia dikenal aktif, reflektif, dan adaptif. Bagi Wini, belajar bahasa berarti berani mencoba, siap menerima masukan, dan terus memperbaiki diri.
Motto: “Belajar bukan hanya tentang mencapai hasil, tetapi tentang membentuk karakter” (学习不仅是为了成绩,更是为了塑造品格)
Shifa Muflihatun Niswah 李之晴
Universitas Tujuan: Central China Normal University (华中师范大学)
Shifa adalah pembelajar kreatif. Ia lebih memilih cara-cara menyenangkan dalam menyerap bahasa, seperti menonton drama, mendengarkan lagu Mandarin, hingga menulis kosakata dengan font menarik.
“Selama aku tahu tujuanku, pelan pun tidak apa-apa,” katanya lembut namun penuh keyakinan. Ia ingin menyatu dengan budaya lokal dan membangun jejaring dengan mahasiswa dari berbagai negara.
Motto: “Selama aku tahu tujuanku, pelan pun tidak apa-apa” (只要我清楚目标,走得慢也没关系)
Muhammad Irham Nabil 许泽川
Universitas Tujuan: Central China Normal University (华中师范大学)
Irham adalah sosok yang disiplin dan tak kenal takut dalam belajar. Ia ingin menguasai bahasa Mandarin aktif (bicara, dengar, baca, tulis) dan memahami konteks sosial-budaya yang menyertainya.
Ia percaya bahwa "bisa karena terbiasa". Itulah sebabnya ia membiasakan diri berbicara dengan penutur asli, menulis Hanzi setiap hari, serta memperkaya kosakata melalui lagu dan aplikasi belajar.
Motto: “Bisa karena terbiasa” (熟能生巧)
Salsha Bilbina Ramadhani 翟佳佳
Universitas Tujuan: Central China Normal University (华中师范大学)
Bagi Salsha, belajar di Tiongkok adalah harapan besar. Ia ingin bertumbuh dari segi akademik, budaya, dan pengembangan diri.
Salsha banyak berlatih melalui aplikasi SuperTest, serta aktif di platform Xiaohongshu 小红书 untuk memperkuat kemampuan membaca dan menyerap kosakata baru yang sedang tren.
Motto: “Belajar bukan untuk nilai, tapi untuk masa depan” (学习不是为了分数,而是为了未来)
Generasi Global dari Prodi Bahasa Mandarin UNESA
Kisah keenam mahasiswa ini menunjukkan bahwa belajar tidak hanya soal nilai, tetapi tentang mimpi, karakter, dan keberanian melangkah ke dunia global.
Orang tua, keluarga, saudara, kerabat, teman, Unesa, dan semuanya bangga atas pencapaian mereka. Semoga pengalaman belajar ini memperkaya cakrawala dan mempererat hubungan antara Indonesia dan Tiongkok melalui bahasa dan budaya.