Inovasi Pembelajaran dan Kajian Emosi dalam Bahasa Mandarin
Kontribusi Riset Bapak Muhammad Farhan Masrur, S.Pd., M.TCFL. Laoshi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Sebagai dosen muda dan peneliti aktif di Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya, Bapak Muhammad Farhan Masrur, S.Pd., M.TCFL menampilkan karya penelitian yang menggabungkan linguistik, psikologi, dan pedagogi modern. Berbagai risetnya tidak hanya menguatkan aspek akademik pembelajaran bahasa Mandarin di Indonesia, tetapi juga menjawab tantangan global dalam konteks Sustainable Development Goals (SDGs)—khususnya pada bidang pendidikan berkualitas, kesejahteraan psikososial, serta pembangunan manusia berkelanjutan.
1. Kajian Emosi dan Kemanusiaan dalam Film “Hello! Mom”
Judul: The Emotional Classification of the Character Jia Xiaoling in the Film “Hello! Mom” 2021 (你好, 李焕英)
Keterkaitan SDGs: SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) & SDG 5 (Kesetaraan Gender)
Penelitian ini menelusuri dinamika emosional tokoh utama, Jia Xiaoling, dengan menggunakan teori klasifikasi emosi dari David Krech. Melalui pendekatan analisis sastra dan psikologi sosial, riset ini menggambarkan perjalanan batin seorang anak perempuan yang berjuang memahami cinta dan pengorbanan seorang ibu.
Kajian ini menegaskan pentingnya kesadaran emosional dan hubungan afektif antara orang tua dan anak dalam pembentukan karakter dan kesehatan mental. Dengan demikian, penelitian ini mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), karena mengangkat aspek kesejahteraan emosional, serta SDG 5 (Kesetaraan Gender), karena menampilkan peran perempuan dan relasi ibu-anak dalam perspektif empatik dan humanistik.
2. Pengembangan Standar Kompetensi Bahasa Mandarin untuk Pendidikan Berkualitas
Judul: Development of The Mandarin Language Proficiency Assessment Instrument Hanyu Shuiping Ceshi (HNC) as a Standard for Mandarin Language Skills for Unesa Students
Keterkaitan SDGs: SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) & SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)
Melalui pendekatan Research and Development (R&D), Bapak Farhan merancang dan menguji instrumen Hanyu Shuiping Ceshi (HNC) sebagai alat ukur standar kemampuan bahasa Mandarin untuk mahasiswa UNESA. Hasil penelitian menunjukkan tingkat validitas dan reliabilitas tinggi, dengan skor CVR 0.90 (Level 1) dan 0.88 (Level 2) serta Cronbach’s Alpha di atas 0.80, menandakan instrumen ini layak digunakan secara akademik.
Selain menjadi tolok ukur capaian bahasa, instrumen ini juga mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi kontekstual mahasiswa. Penelitian ini berkontribusi nyata terhadap SDG 4, karena mendukung peningkatan mutu evaluasi pendidikan, dan SDG 9, karena menciptakan inovasi dalam infrastruktur penilaian berbasis teknologi dan konteks global.
3. Analisis Kesalahan Sintaksis dalam Pembelajaran Bahasa Mandarin
Judul: Analysis of Syntactic Language Errors in Narrative Written Discourse Texts
Keterkaitan SDGs: SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) & SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan)
Penelitian ini meneliti kesalahan bahasa pada tingkat sintaksis dalam tulisan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, ditemukan tiga jenis kesalahan utama: kesalahan akibat interferensi bahasa pertama, kesalahan perkembangan, dan kesalahan unik dalam konstruksi sintaksis.
Riset ini memberikan wawasan penting bagi pendidik bahasa untuk merancang metode pembelajaran yang responsif terhadap latar linguistik mahasiswa. Dengan demikian, penelitian ini memperkuat SDG 4, karena berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, serta SDG 10, karena membantu mengurangi kesenjangan kompetensi antar pelajar dengan latar bahasa yang beragam.
4. Peningkatan Prestasi Mahasiswa melalui Coaching dan Mentoring
Judul: Improving Student Achievement of the Mandarin Department of Surabaya State University Through Coaching and Mentoring Methods
Keterkaitan SDGs: SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) & SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)
Penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bagaimana metode coaching dan mentoring mampu meningkatkan kinerja akademik dan non-akademik mahasiswa. Melalui tahapan perencanaan, implementasi, monitoring, dan refleksi, Bapak Farhan menemukan bahwa pembimbingan berbasis minat dan bakat efektif menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta kepercayaan diri mahasiswa.
Penelitian ini mendukung SDG 4, karena memperkuat proses pendidikan berbasis bimbingan personal, dan SDG 8, karena berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang produktif, inovatif, dan siap berkontribusi di dunia kerja.
Dari Bahasa ke Pembangunan Manusia
Serangkaian penelitian Bapak Muhammad Farhan Masrur, S.Pd., M.TCFL menggambarkan bahwa pembelajaran bahasa Mandarin bukan sekadar transmisi pengetahuan linguistik, melainkan proses membentuk karakter, empati, dan daya saing global. Melalui integrasi teori emosi, evaluasi bahasa, dan inovasi pedagogis, beliau memperkuat posisi pendidikan bahasa sebagai sarana pembangunan manusia yang berkelanjutan.
Dalam kerangka SDGs, penelitian beliau menegaskan satu hal penting: bahasa adalah kunci untuk memahami manusia, dan pendidikan adalah jalan untuk memanusiakan dunia.