Dosen Tamu Penelitian Sastra Mandarin di FBS Unesa
Prodi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya (FBS Unesa) menggelar kuliah dosen tamu bertema Penelitian Sastra Mandarin (中文文学研究) pada Jumat, 26 September 2025, di kelas Mandarin Gedung T14. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad), yaitu Bapak M. Annas Zaenulloh, S.S., M.TCSOL (安纳士老师), dosen Program Studi Bahasa dan Budaya Tiongkok, dan Bapak Gilang Januarsyah, M.Hum..
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FBS Unesa, Dr. Didik Nurhadi, M.Pd., M.A., Ph.D., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kolaborasi akademik antarperguruan tinggi. Menurutnya, penelitian sastra, khususnya sastra Mandarin, memiliki relevansi yang luas dalam mendukung pemahaman lintas budaya dan pengembangan kurikulum berbasis riset.
Dalam pemaparannya, Bapak Gilang Januarsyah menjelaskan bahwa penelitian sastra Mandarin tidak hanya berfokus pada analisis teks, tetapi juga dapat mengintegrasikan kajian linguistik, budaya, dan pendidikan. Ia menekankan bahwa sastra merupakan jembatan untuk memahami dinamika sosial dan sejarah yang mempengaruhi perkembangan bahasa serta identitas budaya.
Sementara itu, Bapak M. Annas Zaenulloh memaparkan tentang peluang riset yang masih terbuka lebar dalam kajian novel-novel klasik Mandarin. Menurutnya, karya-karya klasik ini masih jarang diteliti dan memiliki potensi besar sebagai objek penelitian yang memperkaya wawasan ilmiah. Ia juga mengajak dosen dan mahasiswa Unesa untuk menggali karya sastra kuno sebagai sumber pembelajaran dan penelitian lintas disiplin ilmu.
Acara dosen tamu berlangsung dalam suasana yang interaktif, di mana para mahasiswa yang menjadi peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai pendekatan penelitian sastra yang inovatif. Diskusi ini juga menyoroti pentingnya memanfaatkan teknologi digital dalam pelestarian dan analisis karya sastra, sehingga penelitian dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi riset dan publikasi bersama antara FBS Unesa dan FIB Unpad, sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengeksplorasi sastra Mandarin sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dan budaya global.