改善: Dari Kerja Keras Menuju Apresiasi
Suasana hangat dan penuh tawa mewarnai makan bersama dosen-dosen Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni UNESA di restoran Kaizen daerah Surabaya Barat. Acara ini bukan sekadar jamuan, melainkan hadiah dari fakultas atas capaian prestasi di berbagai sektor IKU (Indikator Kinerja Utama).
Di balik momen ini tersimpan pesan yang ingin kami bagikan kepada mahasiswa: bahwa setiap usaha sungguh-sungguh akan berbuah hasil, dan ketika hasil itu maksimal, akan datang pula apresiasi serta penghargaan.
Dalam bahasa Mandarin, ada istilah 改善 (gǎi shàn) yang berarti serupa dengan Kaizen yaitu perubahan menuju kebaikan. Filosofi ini mengingatkan kita bahwa setiap langkah kecil perbaikan yang dilakukan secara konsisten akan membawa dampak besar. Begitu pula dalam dunia akademik: kerja keras dalam belajar, meneliti, dan mengabdi akan berbuah prestasi yang pantas dirayakan.
Lebih jauh lagi, idiom Tionghoa 精益求精 (jīng yì qiú jīng) — menyempurnakan yang sudah baik, serta 不断进步 (bú duàn jìn bù) — maju tanpa henti, menjadi cermin dari semangat para dosen Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni UNESA. Tidak berhenti pada satu capaian, melainkan terus memperbaiki diri, melangkah lebih jauh, dan memberikan yang terbaik untuk mahasiswa serta masyarakat.
Seperti jamuan sederhana hari ini, semoga juga menjadi pengingat: belajar sungguh-sungguh adalah investasi, dan pada waktunya, hasil serta apresiasi akan datang dengan sendirinya.
水滴石穿 (shuǐ dī shí chuān) Tetesan Air Mampu Melubangi Batu