Perbedaan Novel Dan Series Tiongkok Hidden Love (Bagian 2)
- Nur Hidayatul Ilma Saragih
- Qeisha Afelia Widarto
- Annis Masruroh
- Habibah Zulfatun Ni’mah
- Angeline Pricillia Tjauw
- Laura Evtama Laher
Perbedaan plot ketiga
Dalam versi drama, Sang Zhi mengenakan baju putih dan rok hitam. Sejak turun dari mobil ia sudah merasa sakit perut dan bilang kepada Duan Jiaxu untuk pergi ke toilet. Saat Sang Zhi berjalan, Duan Jiaxu melihat noda gelap di roknya dan segera berjalan di belakangnya untuk menutupi noda tersebut. Dari situ, ia langsung memahami bahwa Sang Zhi sedang menstruasi.
Sementara dalam novel, Sang Zhi memakai gaun putih biru tua dan legging hitam. Ketika ia mengatakan ingin ke toilet, Duan Jiaxu tidak langsung menyadari bahwa ia sedang menstruasi. Ia justru mengira noda di rok Sang Zhi adalah diare dan menyuruhnya membersihkannya di toilet. Setelah Sang Zhi keluar, Duan Jiaxu baru melihat ada noda yang lebih gelap dan barulah ia mengerti bahwa Sang Zhi sedang menstruasi.
Adegan Favorit Dalam Series Hidden Love
Ini Adegan saat duan jiaxu sedang makan berdua dengan sang zhi lalu ada Wanita yang merupakan keluarga korban ayahnya duan jiaxu yang tiba tiba datang menyiram duanjiaxu dengan segelas air dan marah marah. Dalam ekspresi duan jiaxu bisa dilihat rasa bersalah yang mendalam pada keluarga korban, bisa dilihat dari raut wajahnya duan jiaxu dia sangat pasrah saat disiram air membuktikan bahwa dia merasa bersalah sekalipun bukan dia yang menabrak ayah korban.
Tapi sang zhi yang melihat itu tidak tinggal diam, sang zhi juga membalas menyiram air pada wanita itu lalu membela duanjixu. Sangzhi tidak peduli apa permasalahan yang telah terjadi dia tetap berdiri tegap membela dan melindungi duan jiaxu. Apapun yang terjadi sangzhi membela dan berada di sisi duan jiaxu.
Lalu saat itu jiang ying marah ingin melempar barang, sang zhi meghalanginya tapi duan jiaxu dengan sigap melindungi sangzhi dan melempar barang itu agar tidak mengenai sangzhi. Disini bisa dilihar duanjiaxu sedang marah jika hal itu bersangkutan dengan sangzhi bisa dilihat dia lebih takut sangzhi akan terluka karna pertengkaran itu ketimbang rasa bersalah yang telah menghantui hidupnya bertahubn tahun. Jia ying merasa kalah dan pergi meninggalkan mereka berdua. Mereka pun menyelesaikan makan malam lalu pergi keluar mencari udara segar.
Dengan penuh nperhatian sangzhi melihat ke arah duan jiaxu, bisa dirasakan kepedihan di mata sangzhi saat melihat duanjiaxu yang rapuh dan hancur hatinya karna permasalahan hidupnya. Dengan penub perhatian sangzhi mengelap air di wajah duanjiaxu lalu memakaikan syal ke leher duan jiaxu agar tidak kedinginan. Bisa dirasakan betapa ugal ugalan sangzhi mengasihi duan jiaxu, betapa tulusnya perasaan sangzhi pada duan jiaxu.
Tidak lupa mengoles obat di pipi duan jiaxu yang memar akibat pertengakaran di restoran tadi. Lalu duan jiaxu menatap sangzhi dengan mata penuh syukur karena ada seorang seperti sang zhi yang berada di pihaknya. Seorang yang tidak akan meninggalkan dia dalam kondisi terburuk hidupnya, seorang yang tidak akan pergi bahkan setelah melihat keterpurukannya. Rasa haru dan hati yang tersentuh karena perhatian dan kasih sayang sang zhi membuat duan jiaxu termenung akan perasaannya pada sang zhi sambi mempertanyakan pantaskah dirinya untuk bersama dengan orang yang baik seperti sang zhi ini.
Puncaknya dari bagian terfavorit pada adegan saat sangzhi berdoa agar banyak hal baik yang terjadi dalam hidupnya duanjiaxu berharap tidak ada lagi nasib buruk yang menghampirinya, dan berharap agar ada orang baik yang bisa menemani duan jiaxu dan berharap dirinyalah orangnya. Tidak ada yang lebih tulus saat kita hanya berharap untuk orang yang kita kasihi bisa hidup bahagia penuh damai sejahterah. Adegan ini termasuk adegan paling romantis yang pernah ada di series ini lebih romantis dari adegan berbunga bunga atau flirting di eps lainnya.