Refleksi Akademik Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin: Inspirasi Masterclass Bersama Prof. Jessie Barrot
Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya kembali melanjutkan kegiatan akademik bertaraf internasional melalui Visiting Top Professor (第三天): Masterclass in Research Writing pada Rabu, 15 April 2026, di Auditorium Lantai 4 Gedung T14. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Jessie Barrot dari National University, Filipina, sebagai narasumber utama.
Pada hari ketiga ini, kegiatan secara khusus diikuti oleh para dosen, termasuk dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin yang turut berpartisipasi aktif dalam forum akademik tersebut. Pelaksanaan kegiatan dibagi ke dalam dua sesi utama, yaitu sesi pagi hingga siang yang berfokus pada pemaparan materi, serta sesi siang hingga sore yang dikemas dalam bentuk manuscript clinic. Pada sesi kedua ini, para dosen secara langsung merevisi draft artikel ilmiah yang telah mereka siapkan sebelumnya dengan pendampingan dari narasumber.
Dalam sesi pemaparan materi, Prof. Jessie Barrot mengulas strategi penulisan ilmiah yang efektif, mulai dari penguatan struktur artikel, pemilihan topik yang relevan dan berdampak, hingga strategi menembus jurnal internasional bereputasi, termasuk jurnal terindeks Scopus. Materi ini memberikan landasan konseptual yang kuat bagi para dosen dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah mereka.
Memasuki sesi manuscript clinic, suasana akademik berkembang menjadi lebih aplikatif dan intensif. Dosen-dosen Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin hadir dengan membawa draft artikel yang telah disusun sebelumnya. Dalam sesi ini, Prof. Jessie Barrot memberikan masukan secara langsung, khususnya terkait strategi publikasi di jurnal bereputasi internasional, termasuk optimalisasi kualitas artikel agar memenuhi standar indeksasi Scopus. Tidak hanya itu, diskusi juga berkembang ke ranah keilmuan Mandarin, di mana para dosen berdialog mengenai aspek kebahasaan, konteks budaya, serta kekhasan kajian Mandarin dalam publikasi internasional.
Dalam perspektif Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin, kegiatan ini menjadi ruang refleksi akademik yang lebih mendalam dan profesional. Interaksi yang terbangun tidak hanya memperkaya pemahaman teknis penulisan ilmiah, tetapi juga memperkuat posisi keilmuan Mandarin dalam lanskap riset global. Diskusi yang berlangsung mencerminkan upaya integratif antara kompetensi linguistik, budaya, dan strategi publikasi ilmiah.
Pengalaman para dosen Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin yang pernah menempuh studi di Tiongkok turut memperkaya sudut pandang dalam memahami praktik penulisan ilmiah di lingkungan internasional. Hal ini menjadikan sesi masterclass tidak hanya sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang berbagi pengalaman akademik lintas konteks yang konstruktif.
Dalam pemaparannya, Prof. Jessie Barrot menegaskan bahwa research writing bagi dosen tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga pada kontribusi keilmuan yang berdampak. Kemampuan berpikir kritis, konsistensi riset, serta integritas akademik menjadi kunci utama dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan diakui secara global.
Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa semakin meneguhkan komitmennya dalam mendorong produktivitas riset dosen serta memperkuat budaya akademik yang unggul dan berorientasi internasional. Masterclass ini menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi dosen sebagai akademisi yang aktif, reflektif, dan kompetitif di kancah global.