Prodi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa Hadiri Sosialisasi SAKU 2026: Penguatan Kinerja Dosen untuk Kemajuan Bersama
Dosen Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi SAKU 2026 yang diselenggarakan di Auditorium T2 lantai 3 FBS Unesa pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan Wakil Rektor Bidang Hukum, Ketatalaksanaan, Keuangan, Sumber Daya dan Usaha Unesa beserta Tim SAKU Rektorat sebagai narasumber utama, serta Dekan FBS Unesa, sebagai representasi tuan rumah Fakultas Bahasa dan Seni.
Sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola Universitas Negeri Surabaya sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Dalam pemaparannya, Tim SAKU Rektorat menjelaskan bahwa sistem remunerasi atau SAKU kini semakin berbasis pada indikator kinerja dosen, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kontribusi terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif khas lingkungan FBS. Para dosen dari berbagai bidang ilmu bahasa dan seni aktif mengemukakan pertanyaan serta pandangan kritis mengenai implementasi SAKU dan tantangan pencapaian IKU.
Bagi Prodi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja akademik dan kontribusi institusional. Semangat tersebut sejalan dengan idiom bahasa Mandarin “劳苦功高” (láo kǔ gōng gāo) yang menggambarkan seseorang atau kelompok yang telah bekerja keras dan memberikan kontribusi besar. Idiom ini relevan dengan dedikasi para dosen dan tenaga kependidikan dalam mendukung transformasi Unesa menuju PTNBH yang lebih adaptif, profesional, dan berdaya saing.
Melalui forum ini, sivitas akademika semakin memahami bahwa pencapaian IKU bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen universitas. Dengan sinergi yang kuat antara program studi, fakultas, dan universitas, diharapkan kualitas pendidikan dan layanan akademik di lingkungan Unesa dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Kegiatan Sosialisasi SAKU 2026 juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education atau pendidikan berkualitas. Penguatan sistem evaluasi kinerja dosen dan budaya akademik yang kolaboratif menjadi bagian penting dalam menciptakan pendidikan tinggi yang unggul, transparan, dan berorientasi pada mutu di tingkat nasional maupun internasional.