Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Unesa Apresiasi Suksesnya 中华日 2026, Mahasiswa Tunjukkan Profesionalisme dan Semangat Global
Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tahunan 中华日 pada 18 April 2026, bertempat di auditorium T2 Fakultas Bahasa dan Seni kampus Unesa Lidah Wetan mulai pagi hingga sore. Kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Bahasa Mandarin ini kembali menjadi ruang pengembangan minat, bakat, sekaligus ajang aktualisasi kompetensi mahasiswa dalam bidang bahasa Mandarin dan budaya Tiongkok.
Tahun ini, 中华日 mengusung tema 发现中文,发现世界 yang bermakna Menemukan Bahasa Mandarin, Menemukan Dunia. Tema tersebut merefleksikan upaya untuk mengeksplorasi posisi budaya Tiongkok sebagai salah satu peradaban tertua di dunia, sekaligus menyoroti bagaimana banyak bangsa di dunia memiliki jejak interaksi dan komunikasi historis dengan masyarakat Tiongkok.
Berbagai cabang perlombaan diselenggarakan dalam kegiatan ini, antara lain lomba pidato (演讲), lomba paduan suara (合唱), pemilihan putra-putri Mandarin (哥哥姐姐), serta lomba bakat (才艺). Seluruh rangkaian kompetisi dinilai langsung oleh jajaran dosen Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Unesa, baik dosen Indonesia maupun dosen penutur asli (native speaker), sehingga kualitas penilaian berjalan objektif dan profesional.
Dari sudut pandang program studi, keberhasilan kegiatan ini menunjukkan kapasitas mahasiswa Pendidikan Bahasa Mandarin Unesa dalam mengelola agenda besar secara mandiri, terstruktur, dan bertanggung jawab. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran nyata dalam kepemimpinan, komunikasi, kerja tim, dan manajemen acara.
Penanggung jawab kemahasiswaan, Bapak Stephen Aji Wardana, B.Ed., MTCSOL. (黄老师), menyampaikan bahwa tahun ini merupakan pengalaman pertamanya mendampingi kegiatan kemahasiswaan sebagai pembina. Namun berkat profesionalisme, loyalitas, dan kolaborasi yang baik antara beliau, serta mahasiswa pengurus HMP, seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan sukses.
Menurut pihak program studi, sinergi antara dosen dan mahasiswa menjadi modal penting dalam membangun kultur organisasi yang sehat dan progresif. Semangat tersebut juga menjadi cerminan bahwa mahasiswa Pendidikan Bahasa Mandarin Unesa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi melalui kegiatan nonakademik yang berdampak positif.
Ke depan, Stephen Laoshi berencana adanya pengembangan 中华日 agar meningkat menjadi ajang bertaraf internasional pada tahun mendatang, dengan target peserta dari berbagai negara. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi wadah pertukaran budaya, penguatan jejaring global, serta memperluas eksistensi Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Unesa di tingkat dunia.
路虽远,行则将至。
Meski jalan terasa jauh, jika terus melangkah maka tujuan akan tercapai.
Idiom ini menjadi harapan agar semangat mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin terus terjaga dalam berkarya, berprestasi, dan membawa 中华日 menuju jenjang yang lebih besar di masa mendatang.