Peran Aktif Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa dalam Pelaksanaan Ujian HSK dan HSKK Confucius Institute Unesa 2026
Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung kegiatan akademik berskala internasional melalui keterlibatan aktif dalam pelaksanaan Ujian Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK) dan Hanyu Shuiping Kouyu Kaoshi (HSKK) (11/04/2026). Kegiatan ini diselenggarakan di ruang komputer Test Training Center, Rektorat Universitas Negeri Surabaya lantai 4, bekerja sama dengan Confucius Institute Universitas Negeri Surabaya.
Dalam kegiatan ini, dosen-dosen Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin (dosen Indonesia dan dosen native speaker Tiongkok) berperan sebagai pengawas ujian yang memastikan seluruh proses berlangsung sesuai dengan standar pelaksanaan ujian internasional. Tidak hanya itu, mahasiswa juga turut berkontribusi sebagai panitia pengelola yang mendukung aspek teknis dan administratif, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan ujian.
Partisipasi aktif dari sivitas akademika Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin menjadi bukti nyata implementasi pembelajaran berbasis praktik yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam pengelolaan kegiatan akademik profesional. Keterlibatan ini sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa, tidak hanya dalam aspek kebahasaan, tetapi juga dalam manajemen kegiatan dan pelayanan akademik.
Ujian HSK dan HSKK kali ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Antusiasme peserta tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga mencerminkan jangkauan internasional, dengan kehadiran peserta dari latar belakang kewarganegaraan yang beragam, termasuk di antaranya peserta asing yang turut mengikuti ujian pada berbagai level, seperti HSK 4. Hal ini menunjukkan bahwa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa turut berkontribusi dalam mendukung Unesa sebagai pusat pengujian kompetensi bahasa Mandarin yang terbuka secara global.
Salah satu dosen pengawas, Iffa Mar'atus Shohibul Birri, menyampaikan kesannya terhadap pelaksanaan ujian kali ini. Beliau mengungkapkan bahwa meskipun jumlah peserta tergolong banyak, suasana ruang ujian tetap terasa sangat kondusif. “Ruangan terasa hening, semuanya diam, seluruh peserta tampak fokus mengerjakan ujian dengan penuh keseriusan. Semoga seluruh peserta dapat memperoleh hasil terbaik dan dinyatakan lulus,” tuturnya.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan lancar dan sukses. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi yang solid antara dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin dalam menjalankan peran masing-masing secara profesional. Ke depan, Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa diharapkan terus berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan akademik serupa guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan penguatan kompetensi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional.