Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin FBS UNESA Laksanakan Magang di PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park
Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja global. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan magang mahasiswa di PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), salah satu kawasan industri strategis di Maluku Utara.
Melalui surat persetujuan resmi yang diterbitkan PT. IWIP pada 9 Agustus 2025, enam mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin diterima untuk menjalani program magang pada Departemen Human Resource & Development. Mereka adalah Maulana Budi Lancar, Audini Indah Sugeng, Imelda Laorensyah, Afrizal Kautsar Putra, Husnul Nawal Ismatul Maula, dan Mega Imelda Sianturi. Magang ini berlangsung sejak bulan Agustus hingga Desember 2025.
Magang dengan Dukungan Penuh Perusahaan
Salah satu aspek penting yang patut diapresiasi adalah dukungan penuh dari PT. IWIP terhadap mahasiswa peserta magang. Perusahaan menanggung seluruh kebutuhan akomodasi dan transportasi, sehingga mahasiswa dapat fokus pada proses pembelajaran dan pengembangan diri di lingkungan kerja profesional. Dukungan ini sekaligus mencerminkan keseriusan PT. IWIP dalam membangun kolaborasi jangka panjang dengan perguruan tinggi, khususnya UNESA.
Hasil Kerja Keras dan Sinergi Prodi
Terselenggaranya program magang ini merupakan buah dari kerja keras dan pengawalan intensif Koordinator Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa Mandarin, Bapak Miftachul Amri, M.Pd., M.Ed., Ph.D., bersama dengan PIC kerja sama prodi, Ibu Dzun Nun Septin Renda Rabbani, S.Pd., MTCSOL. Laoshi. Melalui kepemimpinan dan koordinasi yang berkesinambungan, Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin berhasil menjalin komunikasi efektif dengan pihak industri sehingga memberikan peluang berharga bagi mahasiswa untuk merasakan atmosfer kerja di tingkat nasional maupun internasional.
Pengantaran mahasiswa di Bandara Internasional Juanda Surabaya bersama Bapak Koorprodi S-1 Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa.
Dampak Positif bagi Mahasiswa dan Prodi
Kegiatan magang di PT. IWIP tidak hanya memberi kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja nyata, tetapi juga menjadi sarana penguatan kapasitas akademik dan profesional di bidang manajemen sumber daya manusia, yang berhubungan erat dengan kompetensi bahasa dan komunikasi lintas budaya. Bagi Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan mitra industri, sekaligus meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja.
Menurut Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNESA, pelaksanaan magang di kawasan industri strategis seperti IWIP di Maluku Utara menjadi bukti nyata kontribusi program studi dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Melalui pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara kognitif, tetapi juga menginternalisasi keterampilan sosial, etos kerja, serta pemahaman multikultural.
Dengan adanya program magang ini, diharapkan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin FBS UNESA mampu mengintegrasikan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik lapangan yang nyata. Selain itu, pengalaman ini akan memperkuat posisi UNESA sebagai perguruan tinggi yang terus mendorong sinergi antara pendidikan, dunia industri, dan pembangunan bangsa.