FBS Unesa Jajaki Kerja Sama dengan PT STL Chemical Indonesia dalam Pengembangan Magang dan Peluang Karier Lulusan
Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), melalui Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin, menjajaki peluang kerja sama dengan PT STL Chemical Indonesia dalam bidang magang mahasiswa dan peluang penerimaan tenaga penerjemah (27/08/26). Pertemuan tersebut berlangsung di dua lokasi, yakni Restoran Poenya Nyonya, GWalk Surabaya, bersama Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Unesa, kemudian dilanjutkan di Kantor Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya dalam membuka ruang pengembangan kompetensi mahasiswa serta memperkuat keterhubungan antara proses pendidikan dengan kebutuhan profesional. PT STL Chemical Indonesia yang tengah merencanakan pembangunan pabrik di Indonesia melihat adanya peluang untuk menjalin kolaborasi dengan Unesa, terutama dalam pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi bahasa Mandarin dan kemampuan penerjemahan.
Dalam pembahasan, kedua institusi mengeksplorasi kemungkinan penyelenggaraan program magang bagi mahasiswa serta peluang penerimaan lulusan Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin sebagai tenaga penerjemah. Kedua pihak menyambut positif potensi kerja sama tersebut karena dinilai dapat memberikan manfaat timbal balik. Bagi Unesa, kerja sama ini dapat menjadi salah satu sarana untuk memperluas pengalaman profesional mahasiswa dan memperkuat relevansi pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja. Sementara bagi perusahaan, kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat menjadi salah satu alternatif dalam memperoleh sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.
Menariknya, pertemuan tersebut juga memiliki dimensi historis yang mempererat suasana komunikasi antara kedua institusi. PT STL Chemical Indonesia sebelumnya telah membawa penerjemah yang mendampingi kegiatan perusahaan. Penerjemah tersebut ternyata merupakan mahasiswa yang pernah dibimbing oleh salah satu dosen Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa, Yogi Laoshi, ketika yang bersangkutan masih mengabdi di Universitas Padjadjaran. Pertemuan tersebut pun menghadirkan memori akademik yang mempertemukan kembali jejaring dosen, alumni, dan dunia profesional dalam konteks yang berbeda.
Kedekatan tersebut membuat komunikasi selama pertemuan berlangsung hangat dan cair, tetapi tetap berada dalam koridor profesional sebagai bagian dari penjajakan kerja sama antara institusi pendidikan tinggi dan dunia industri. Momen tersebut sekaligus menunjukkan bahwa hubungan akademik yang dibangun melalui proses pendidikan dapat berkembang menjadi jejaring profesional yang memberikan manfaat lebih luas bagi mahasiswa, lulusan, perguruan tinggi, maupun mitra industri.
Bagi Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa, peluang kerja sama ini memiliki arti strategis dalam memperkuat orientasi pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Kompetensi bahasa Mandarin tidak hanya diarahkan pada penguasaan aspek kebahasaan dan pedagogis, tetapi juga dapat dikembangkan untuk menjawab kebutuhan profesional di berbagai sektor, termasuk industri yang memiliki keterkaitan dengan mitra atau tenaga kerja berbahasa Mandarin.
Penjajakan kerja sama antara FBS Unesa dan PT STL Chemical Indonesia juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education dan SDG 8: Decent Work and Economic Growth. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dapat memperkuat keterkaitan pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja melalui kesempatan magang, pengembangan kompetensi, dan akses terhadap peluang karier bagi mahasiswa serta lulusan. Dengan demikian, kerja sama semacam ini tidak hanya mendukung peningkatan kualitas pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia yang lebih siap memasuki dunia kerja secara profesional.
Ke depan, kedua institusi membuka peluang untuk menindaklanjuti hasil pertemuan melalui pembahasan yang lebih teknis mengenai bentuk kerja sama, kebutuhan tenaga penerjemah, mekanisme magang, serta berbagai kemungkinan kolaborasi lain yang dapat dikembangkan. Penjajakan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbentuknya kemitraan yang berkelanjutan antara FBS Unesa dan PT STL Chemical Indonesia.