Dosen Prodi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin UNESA Berperan Aktif sebagai 监考员 pada Pelaksanaan Ujian HSK dan HSKK
Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi bahasa Mandarin melalui partisipasi aktif dalam pelaksanaan Chinese Proficiency Test (HSK, 汉语水平考试) dan HSKK (汉语水平口语考试). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga selesai ini diselenggarakan di Training Centre Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Surabaya Kampus 2 (18/07/2026).
Pelaksanaan ujian HSK dan HSKK kali ini diselenggarakan oleh Confucius Institute Universitas Negeri Surabaya dengan pemantauan secara langsung dari Tiongkok untuk memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan sesuai standar internasional. Sebagai dua elemen yang saling berkaitan dalam pengembangan pendidikan bahasa Mandarin di lingkungan UNESA, Confucius Institute dan Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin terus menjalin sinergi yang erat dalam berbagai kegiatan akademik, termasuk penyelenggaraan ujian sertifikasi internasional ini.
Dalam pelaksanaannya, para laoshi (老师) atau dosen Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin turut mengambil peran penting sebagai 监考员 (jiānkǎoyuán) atau pengawas ujian. Dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme, para dosen memastikan setiap tahapan ujian berlangsung tertib, objektif, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Kehadiran dosen sebagai pengawas tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan ujian, tetapi juga mencerminkan komitmen Program Studi dalam menjaga kualitas layanan akademik dan mendukung mahasiswa maupun masyarakat yang mengikuti sertifikasi kemampuan bahasa Mandarin.
Selama pelaksanaan ujian, seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan tertib dan disiplin. Koordinasi yang baik antara panitia, pengawas, serta tim teknis menjadikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, dan sukses. Keberhasilan penyelenggaraan ini sekaligus menunjukkan kuatnya kolaborasi antara Confucius Institute UNESA dan Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin dalam mendukung peningkatan kompetensi bahasa Mandarin di Indonesia.
Keikutsertaan dosen Program Studi sebagai bagian dari tim pengawas juga menjadi wujud nyata kontribusi program studi dalam mendukung penyelenggaraan sertifikasi internasional yang diakui secara global. Melalui keterlibatan aktif ini, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan pembelajaran bahasa Mandarin yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada standar internasional.
Bagi mahasiswa maupun masyarakat yang belum berkesempatan mengikuti ujian pada periode ini, kesempatan berikutnya diperkirakan akan kembali dibuka pada periode September 2026. Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin UNESA mengajak seluruh pembelajar bahasa Mandarin untuk terus mempersiapkan diri dan mengikuti pelaksanaan HSK (汉语水平考试) maupun HSKK (汉语水平口语考试) sebagai salah satu langkah penting dalam meningkatkan kompetensi bahasa Mandarin sekaligus memperluas peluang studi maupun karier di tingkat internasional.
Terlebih kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Nomor 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses terhadap sertifikasi kompetensi bahasa Mandarin yang berstandar internasional. Selain itu, kolaborasi antara Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin dan Confucius Institute UNESA juga mencerminkan implementasi SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yaitu membangun sinergi antarlembaga dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring akademik internasional, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang memiliki daya saing global.